KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah yang Maha pengasih lagi Maha penyayang, yang telah memberi rahmat serta hidayahNya kepada kita sehingga kita dapat menyelesaikan makalah ini. Tak lupa sholawat serta salam tetap terlimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW sang pilihan dan sang pemilik ukhwah.
Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan karena masih dalam tahap belajar. Oleh karena itu, penulis dengan terbuka akan menerima kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Penulis berharap makalah ini dapat memberikan manfaat bagi penulis sendiri dan para pembaca khususnya.
Mojokerto,
13 Oktober 2016
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
belakang
Berlawanan
dengan opini popular, bisnis elektronik tidak sama dengan komersial. Bisnis
elektronik lebih luas cakupannya, melebihi transaksi – transaksi yang
menggunakan Internet, dalam kombinasi dengan teknologi – teknologi lainnya dan
bentuk – bentuk komunikasi elektronik, untuk memungkinkan berbagai macam
aktivitas bisnis. Bisnis elektronik asli di buat oleh Lou Gerstner, CEO dari
IBM, yaitu penggunan Internet serta jaringan dan informasi teknologi lainnya
untuk mendukung perdagangan komersial, kerja sama dan komunikasi perusahaan,
dan situs yang mendukung proses bisnis, baik dari jaringan perusahaan dan
dengan pelanggan – pelanggan serta mitra bisnisnya. Bisnis elektronik mencakup
perdagangan komersial, yang meliputi pembelian dan penjualan serta pemasaran
dan pelayanan produk, jasa, dan informasi melalui Internet dan jaringan
lainnya. Sistem bisnis fungsional yaitu, berbagai jenis sistem informasi
(pengolahan transaksi, manajemen informasi, dukungan keputusan, dan sebagainya)
yang mendukung fungsi – fungsi bisnis akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen
informasi, dan manajemen sumber daya manusia.
1.2 Rumusan
Masalah
1. Apa yang di maksud dengan sistem bisnis elektronik ?
2. Aplikasi apa yang digunakan di bisnis elektronik ?
3. Apa saja macam – macam sistem yang ada di sistem bisnis elektronik ?
4. Apa pengertian sistem bisnis fungsional ?
5. Apa saja macam – macam sistem yang ada di sistem bisnis fungsional ?
BAB II
PEMBAHASAN
1. PENGERTIAN SISTEM BISNIS ELEKTRONIK
1. PENGERTIAN SISTEM BISNIS ELEKTRONIK
Istilah bisnis
elektronik asli dibuat oleh Lou Gerstner, CEO dari IBM, yaitu ternet serta
jaringan dan informasi teknologi lainnya untuk mendukung perdagangan komersial,
kerja sama dan komunikasi perusahaan, dan situs yang mendukung proses bisnis,
baik dalam jaringan perusahaan dan dengan pelanggan-pelanggan serta mitra
bisnisnya.
2. APLIKASI YANG DIGUNAKAN DALAM SISTEM BISNIS ELEKTRONIK :
A.
APLIKASI PERUSAHAAN
LINTAS FUNGSIONAL
Sistem
perusahaan lintas fungsional terintegerasi yang melintasi batasan fungsi-fungsi
tradisional untuk merekayasa ulang dan meningkatkan proses-proses bisnis vital
diseluruh perusahaan. Organisasi-organisasi ini melihat sistem perusahaan
lintas fungsional sebagai cara strategis dalam penggunaan TI untuk membagi
sumber daya informasi dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis,
dan mengembangkan hubungan strategis dengan pelanggan, pemasok, dan mitra
bisnis.
Proses
pengembangan produk baru dalam perusahaan pabrikasi. Ini adalah sebuah contoh
proses bisnis yang harus didukung oleh sistem lintas fungsional yang melintasi
batasan dari beberapa fungsi bisnis.
B. ARSITEKTUR APLIKASI PERUSAHAAN
Arsitektur ini tidak menyediakan rincian atau
aplikais cetak biru mendalam, tetapi menyediakansebuah kerangka kerja
konseptual untuk membantu memvisualisasikan komponen-komponen dasar,
proses-proses, dan gambaran-gambaran aplikasi bisnis elektronik utama antarmuka
ini, dan hubungan timbal baliknya satu sama lainnya.
C. APLIKASI INTEGERASI PERUSAHAAN
Perangkat
lunak aplikasi integerasi perusahaan
(enterprise application integration-EAI) digunakan banyak perusahaan untuk menghubungkan
aplikasi-aplikasi bisnis elektronik utama. EAI
menyediakan perangkat penengah yang menyajikan data konversi dan
koordinasi, aplikasi komunikasi dan layanan pesan, serta akses ke aplikasi antarmuka
yang dilibatkan. Oleh karena itu, perangkat lunak EAI dapat mengintegerasi
berbagai aplikasi perusahaan yang memungkinkan bertukar data menurut aturan
yang dikeluarkan dari model proses bisnis yang dikembangkan oleh pengguna.
Perangkat lunak EAI memugkinkan pengguna untuk memodelkan proses bisnis yang terlibat dalam interaksi yang terjadi diantara aplikasi bisnis. Perangkat EAI menghubungkan aplikasi kantor depan dan kantor belakang dari sebuah bisnis, sehingga mereka bekerja bersama dalam cara terintegrasi yang rapi. Ini adalah kemampuan penting yang menyediakan nilai bisnis nyata pada sebuah perusahaan bisnis yang harus merespon dengan cepat dan efektif terhadap peluang bisnis dan permintaan pelanggan.
Perangkat lunak EAI memugkinkan pengguna untuk memodelkan proses bisnis yang terlibat dalam interaksi yang terjadi diantara aplikasi bisnis. Perangkat EAI menghubungkan aplikasi kantor depan dan kantor belakang dari sebuah bisnis, sehingga mereka bekerja bersama dalam cara terintegrasi yang rapi. Ini adalah kemampuan penting yang menyediakan nilai bisnis nyata pada sebuah perusahaan bisnis yang harus merespon dengan cepat dan efektif terhadap peluang bisnis dan permintaan pelanggan.
3. SISTEM YANG DI PAKAI DALAM BISNIS ELEKTRONIK
A. SISTEM PENGOLAHAN TRANSAKSI
Sistem
Pengolahan Transaksi adalah sistem informasi lintas fungsional dimana proses
dihasilkan dari keberadaan transaksi bisnis. Transaksi adalah peristiwa yang
terjadi sebagai bagian dari melakukan bisnis. Sistem pengolahan transaksi
online memainkan peran strategis dalam perdagangan komersial. Banyak perusahaan
menggunakan internet, ekstranet, dan jaringan lain yang mengikat secara
elektronis kepada pelanggan dan pemasok untuk pengolahan transaksi online
(online transaction processing-OLTP). Sistem seketika seperti itu, yang
mencakup dan mengolah transaksi dengan segera, dapat membantu perusahaan
menyediakan layanan yang besar kepada pelanggan dan mitra perdagangan lainnya.
Kemampuan ini menambah nilai bagi produk dan layanan, dan juga memberi cara
penting untuk membedakan dirinya dengan pesaing.
B. SISTEM KOLABORASI PERUSAHAAN
Yaitu
sistem informasi lintas fungsional yang memperluas komunikasi, koordinasi, dan
kolaborasi di antara anggota tim bisnis dan kelompok kerja.
Tujuan
sistem kolaborasi perusahaan adalah untuk memudahkan kita bekerja bersama-sama
dengan lebih mudah dan efektif dengan membantu kita untuk :
· Berkomunikasi : Saling
membagi informasi.
· Berkoordinasi : Mengorganisasi usaha kerja individual kita
dan menggunakan sumber-sumber data.
·
Berkolaborasi : Bekerja
sama secara kooperatif pada proyek-proyek dan penugasan
Alat
Untuk Kolaborasi Perusahaan
· Alat Komunikasi Elektronik termasuk surat elektronik, pesan suara,aksimile,
penerbitan dalam situs, sistem papan buletin, pager, dan sistem telepon
internet. Alat-alat ini membantu dalam hal apapun, kemudahan dan efisiensi
komunikasi semacam ini adalah kontributor utama bagi proses kolaborasi.
· Alat Konferensi Elektronik membantu orang berkomunikasi dan berkolaborasi saat
bekerja sama-sama.
· Alat Manajemen Kerja Kolaboratif membantu orang untuk menyelesaikan atau mengatur
aktivitas kerja group
4. PENGERTIAN SISTEM BISNIS FUNGSIONAL
SISTEM BISNIS FUNGSIONAL
Sistem
binis fungsionl yaitu berbagai sistem informasi (pengolahan transaksi,
manajemen informasi, dukungan keputusan, dsb) yang mendukung fungsi-fungsi
bisnis akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen operasi dan manajemen SDM.
5. SISTEM YANG DI PAKAI DALAM BISNIS FUNGSIONAL :
5. SISTEM YANG DI PAKAI DALAM BISNIS FUNGSIONAL :
A. SISTEM PEMASARAN
Sitem
pemasarannya dngan memperhatikan perencanaan, promosi dan penjualan produk yang
ada dipasar, serta pengembangan produk baru dan pasar baru untuk menarik dan
melayani pelanggan baru dan potensial yang lebih baik.
Tiga
aplikasi pemasaran yaitu :
1) Pemasaran Interatif
Pemasaran
interaktif ini berhubungan dengan gambaran proses pemasaran yang berfokus pada
pelanggan, yaitu berdasar pengguna internet, intranet dan ekstranet untuk
membangun ransaksi dua arah antara sebuah bisnis degan pelanggan atau pelanggan
potensialnya.
2) Target Pemasaran
Target pemasaran adalah sebuah konsep manajemen
periklanan dan promosi yang mencakup lima komponen target, yaitu :
·
Komunitas
·
Konten
·
Konteks
·
Demografis/Psikografis
·
Perilaku Online
3) Otomatisasi Tenaga Penjualan
Secara meningkat, komputer dan Internet menyediakan dasar
bagi otomatisasi tenaga penjualan. Dalam banyak perusahaan, tenaga penjualan
dilengkapi dengan perangkat lunak manajemen kontak penjualan yang menghubungkan
ke situs pemasaran pada internet, ekstranet, dan internet perusahaann
B. SISTEM PABRIKASI
Sistem
ini emndukung funsi produksiopersi yang mencakup semua aktivitas yang terkait
perencanaan dan pengawasan proses produksi barang dan jasa.
TUJUAN SISTEM PABRIKASI
· Menyederhanakan
(rekayasa ulang):proses produksi, desain produk, organisasi pabrik sebagai
sebuah fondasi penting terhadap otomatisasi dan integrasi
· Mengotomatisasi : proses
produksi dan fungsi bisnis yang mendukung mereka dengan komputer, mesin dan
robot.
· Mengintegrasikan : seluruh proses produksi dan pendkung
menggunakan jaringan komputer, perangkat lunas bisnis lintas fungsional dan
teknologi informasi lainnya.
· Sistem pabrikasi
berbantu komputer : Semua yang mengotomatisasi proses produksi
· Sistem eksekusi
pabrikasi: Sistem informasi pengawasan kinerja bagi kegiatan operasi pabrik.
· Pengendalian proses:
penggunaan komputer untuk mengendalikan proses fisik yang sedang berjalan.
· Pengendalian mesin: penggunaan
komputer untuk mengendalikan aktivitas dari mesin.
C. SISTEM
SUMBER DAYA MANUSIA
Sistem
ini bertujuan agar penggunaan efektif dan efisien dari seumber daya manusia
dalam perusahaan
Ø Merencanakan untuk memenuhi kebutuhan
personel dalam bisnis
Ø Mengembangkan seluruh potensi karyawan
Ø Mengendalikan seluruh kebijakan dan
program dari seluruh personel
Ø Perekrutan, penyeleksian, dan
memperkerjakan
Ø Penempatan tugas
Ø Penilaian kinerja
Ø Analisis manfaat karyawan
Ø Pelatihan dan pengembangan
Ø Kesehatan, keselamatan, dan keamanan
Pada dasarnya, bisnis menggunakan sistem informasi berbasis komputer untuk :
§
Membuat
slip gaji dan laporan gaji
§
Mengelola
catatan personel
§
Menganalisis
pengguna personel dalam operasi bisnis.
Sistem informasi sumber daya manusia mendukung penggunaan strategi, taktis dan
operasional sumber daya manusia dalam sebuah organisasi.
Sistem informasi sumber daya manusia mendukung penggunaan strategi, taktis dan
operasional sumber daya manusia dalam sebuah organisasi.
D. SISTEM AKUNTANSI
Sistem
akuntansi adalah yang tertua dan paling banyak menggunakan sistem informasi dalam
bisnis. Mereka mencatat dan melaporkan transaksi bisnis dan peristiwa ekonomi
lainnya.
Sistem
Informasi Akuntansi adalah yang tertua dan paling banyak menggunakan sistem
informasi dalam bisnis. Sistem Operasi akuntansi menekankan pada catatan
pembukuan yang sah dan historis serta membuat laporan keuangan yang
akurat.
E. SISTEM MANAJEMEN KEUANGAN
Sistem
Manajemen Keuangan berbasis komputer mendukung manajer dan pelaku
bisnis dalam memutuskan terkait dengan :
1) pendanaan bisnis
2) alokasi dan
pengendalian sumberdaya keuangan dalam sebuah bisnis. Kategori sistem manajemen
keuangan yang utama termasuk manajemen kas dan investasi pengangguran modal,
anggaran keuangan, dan perencanaan keuangan
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Sistem perusahaan lintas fungsional. Banyak aplikasi
bisnis elektronik yang utama dan hubungan interelasinya. Aplikasi – aplikasi
tersebut merupakan sistem perusahaan lintas fungsional terintegrasi, seperti
perencanaan sumber daya perusahaan (enterprise resource planning – ERP),
manajemen hubuungan pelanggan (customer relationship management – CRM), dan
manajemen rantai pasokan (supply chain management – SCM), aplikasi ini dapat
saling terhubung melalui sistem integrasi aplikasi perusahaan (enterprise application
integration - EAI), sehingga pelaku bisnis lebih mudah mengakses sumber daya
informasi mereka butuhkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan, pemasok, dan
mitra bisnis. Sistem kolaborasi perusahaan (enterprise collaboration system -
ECS) adalah sistem lintas fungsional yang mendukung dan meningkatkan komunikasi
dan kolaborasi di antara tim dan kelompok kerja dalam sebuah organisasi.
Daftar pustaka
James A
O’Brien & George M. Marakas, 2014. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar