Rabu, 04 Januari 2017

SISTEM BISNIS ELEKTRONIK

KATA PENGANTAR


       Segala puji bagi Allah yang Maha pengasih lagi Maha penyayang, yang telah memberi rahmat serta hidayahNya kepada kita sehingga kita dapat menyelesaikan makalah ini. Tak lupa sholawat serta salam tetap terlimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW sang  pilihan dan sang pemilik ukhwah.
      Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan karena masih dalam tahap belajar. Oleh karena itu, penulis dengan terbuka akan menerima kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Penulis berharap makalah ini dapat memberikan manfaat bagi penulis sendiri dan para pembaca khususnya.
Mojokerto, 13 Oktober 2016


BAB I
PENDAHULUAN 
     1.1  Latar belakang
Berlawanan dengan opini popular, bisnis elektronik tidak sama dengan komersial. Bisnis elektronik lebih luas cakupannya, melebihi transaksi – transaksi yang menggunakan Internet, dalam kombinasi dengan teknologi – teknologi lainnya dan bentuk – bentuk komunikasi elektronik, untuk memungkinkan berbagai macam aktivitas bisnis. Bisnis elektronik asli di buat oleh Lou Gerstner, CEO dari IBM, yaitu penggunan Internet serta jaringan dan informasi teknologi lainnya untuk mendukung perdagangan komersial, kerja sama dan komunikasi perusahaan, dan situs yang mendukung proses bisnis, baik dari jaringan perusahaan dan dengan pelanggan – pelanggan serta mitra bisnisnya. Bisnis elektronik mencakup perdagangan komersial, yang meliputi pembelian dan penjualan serta pemasaran dan pelayanan produk, jasa, dan informasi melalui Internet dan jaringan lainnya. Sistem bisnis fungsional yaitu, berbagai jenis sistem informasi (pengolahan transaksi, manajemen informasi, dukungan keputusan, dan sebagainya) yang mendukung fungsi – fungsi bisnis akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen informasi, dan manajemen sumber daya manusia.
 
     1.2  Rumusan Masalah
 
1.      Apa yang di maksud dengan sistem bisnis elektronik ? 
2.      Aplikasi apa yang digunakan di bisnis elektronik ? 
3.      Apa saja macam – macam sistem yang ada di sistem bisnis  elektronik ? 
4.    Apa pengertian sistem bisnis fungsional ? 
5.    Apa saja macam – macam sistem yang ada di sistem bisnis fungsional ?



   BAB II
PEMBAHASAN 
       
        1. PENGERTIAN SISTEM BISNIS ELEKTRONIK


Istilah bisnis elektronik asli dibuat oleh Lou Gerstner, CEO dari IBM, yaitu ternet serta jaringan dan informasi teknologi lainnya untuk mendukung perdagangan komersial, kerja sama dan komunikasi perusahaan, dan situs yang mendukung proses bisnis, baik dalam jaringan perusahaan dan dengan pelanggan-pelanggan serta mitra bisnisnya. 

2. APLIKASI YANG DIGUNAKAN DALAM SISTEM BISNIS ELEKTRONIK :
A.     APLIKASI PERUSAHAAN LINTAS FUNGSIONAL
Sistem perusahaan lintas fungsional terintegerasi yang melintasi batasan fungsi-fungsi tradisional untuk merekayasa ulang dan meningkatkan proses-proses bisnis vital diseluruh perusahaan. Organisasi-organisasi ini melihat sistem perusahaan lintas fungsional sebagai cara strategis dalam penggunaan TI untuk membagi sumber daya informasi dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis, dan mengembangkan hubungan strategis dengan pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis.
Proses pengembangan produk baru dalam perusahaan pabrikasi. Ini adalah sebuah contoh proses bisnis yang harus didukung oleh sistem lintas fungsional yang melintasi batasan dari beberapa fungsi bisnis.
B. ARSITEKTUR APLIKASI PERUSAHAAN
Arsitektur ini tidak menyediakan rincian atau aplikais cetak biru mendalam, tetapi menyediakansebuah kerangka kerja konseptual untuk membantu memvisualisasikan komponen-komponen dasar, proses-proses, dan gambaran-gambaran aplikasi bisnis elektronik utama antarmuka ini, dan hubungan timbal baliknya satu sama lainnya.
C.   APLIKASI INTEGERASI PERUSAHAAN
Perangkat lunak aplikasi integerasi perusahaan (enterprise application integration-EAI) digunakan banyak perusahaan untuk menghubungkan aplikasi-aplikasi bisnis elektronik utama. EAI  menyediakan perangkat penengah yang menyajikan data konversi dan koordinasi, aplikasi komunikasi dan layanan pesan, serta akses ke aplikasi antarmuka yang dilibatkan. Oleh karena itu, perangkat lunak EAI dapat mengintegerasi berbagai aplikasi perusahaan yang memungkinkan bertukar data menurut aturan yang dikeluarkan dari model proses bisnis yang dikembangkan oleh pengguna.                                                                   
Perangkat lunak EAI memugkinkan pengguna untuk memodelkan proses bisnis yang terlibat dalam interaksi yang terjadi diantara aplikasi bisnis. Perangkat EAI menghubungkan aplikasi kantor depan dan kantor belakang dari sebuah bisnis, sehingga mereka bekerja bersama dalam cara terintegrasi yang rapi. Ini adalah kemampuan penting yang menyediakan nilai bisnis nyata pada sebuah perusahaan bisnis yang harus merespon dengan cepat dan efektif terhadap peluang bisnis dan permintaan pelanggan.

3. SISTEM YANG DI PAKAI DALAM BISNIS ELEKTRONIK
A.   SISTEM PENGOLAHAN TRANSAKSI
Sistem Pengolahan Transaksi adalah sistem informasi lintas fungsional dimana proses dihasilkan dari keberadaan transaksi bisnis. Transaksi adalah peristiwa yang terjadi sebagai bagian dari melakukan bisnis. Sistem pengolahan transaksi online memainkan peran strategis dalam perdagangan komersial. Banyak perusahaan menggunakan internet, ekstranet, dan jaringan lain yang mengikat secara elektronis kepada pelanggan dan pemasok untuk pengolahan transaksi online (online transaction processing-OLTP). Sistem seketika seperti itu, yang mencakup dan mengolah transaksi dengan segera, dapat membantu perusahaan menyediakan layanan yang besar kepada pelanggan dan mitra perdagangan lainnya. Kemampuan ini menambah nilai bagi produk dan layanan, dan juga memberi cara penting untuk membedakan dirinya dengan pesaing.
B.   SISTEM KOLABORASI PERUSAHAAN
Yaitu sistem informasi lintas fungsional yang memperluas komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi di antara anggota tim bisnis dan kelompok kerja.
Tujuan sistem kolaborasi perusahaan adalah untuk memudahkan kita bekerja bersama-sama dengan lebih mudah dan efektif dengan membantu kita untuk :
· Berkomunikasi : Saling membagi informasi.
· Berkoordinasi   : Mengorganisasi usaha kerja individual kita dan menggunakan sumber-sumber data.
·   Berkolaborasi : Bekerja sama secara kooperatif pada proyek-proyek dan penugasan
          

Alat Untuk Kolaborasi Perusahaan
·    Alat Komunikasi Elektronik termasuk surat elektronik, pesan suara,aksimile, penerbitan dalam situs, sistem papan buletin, pager, dan sistem telepon internet. Alat-alat ini membantu dalam hal apapun, kemudahan dan efisiensi komunikasi semacam ini adalah kontributor utama bagi proses kolaborasi.
·   Alat Konferensi Elektronik membantu orang berkomunikasi dan berkolaborasi saat bekerja sama-sama.
·          Alat Manajemen Kerja Kolaboratif membantu orang untuk menyelesaikan atau mengatur aktivitas kerja group
4. PENGERTIAN SISTEM BISNIS FUNGSIONAL


SISTEM BISNIS FUNGSIONAL
Sistem binis fungsionl yaitu berbagai sistem informasi (pengolahan transaksi, manajemen informasi, dukungan keputusan, dsb) yang mendukung fungsi-fungsi bisnis akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen operasi dan manajemen SDM. 

5. SISTEM YANG DI PAKAI DALAM BISNIS FUNGSIONAL :
A. SISTEM PEMASARAN
Sitem pemasarannya dngan memperhatikan perencanaan, promosi dan penjualan produk yang ada dipasar, serta pengembangan produk baru dan pasar baru untuk menarik dan melayani pelanggan baru dan potensial yang lebih baik.
Tiga aplikasi pemasaran yaitu :
1)     Pemasaran Interatif
Pemasaran interaktif ini berhubungan dengan gambaran proses pemasaran yang berfokus pada pelanggan, yaitu berdasar pengguna internet, intranet dan ekstranet untuk membangun ransaksi dua arah antara sebuah bisnis degan pelanggan atau pelanggan potensialnya.
2)     Target Pemasaran
Target pemasaran adalah sebuah konsep manajemen periklanan dan promosi yang mencakup lima komponen target, yaitu :
·      Komunitas
·      Konten
·      Konteks
·      Demografis/Psikografis
·      Perilaku Online

3)     Otomatisasi Tenaga Penjualan
Secara meningkat, komputer dan Internet menyediakan dasar bagi otomatisasi tenaga penjualan. Dalam banyak perusahaan, tenaga penjualan dilengkapi dengan perangkat lunak manajemen kontak penjualan yang menghubungkan ke situs pemasaran pada internet, ekstranet, dan internet perusahaann 


B.  SISTEM PABRIKASI
Sistem ini emndukung funsi produksiopersi yang mencakup semua aktivitas yang terkait perencanaan dan pengawasan proses produksi barang dan jasa.
TUJUAN SISTEM PABRIKASI

·    Menyederhanakan (rekayasa ulang):proses produksi, desain produk, organisasi pabrik sebagai sebuah fondasi penting terhadap otomatisasi dan integrasi
·        Mengotomatisasi : proses produksi dan fungsi bisnis yang mendukung mereka dengan komputer, mesin dan robot.
·    Mengintegrasikan  : seluruh proses produksi dan pendkung menggunakan jaringan komputer, perangkat lunas bisnis lintas fungsional dan teknologi informasi lainnya.
·          Sistem pabrikasi berbantu komputer : Semua yang mengotomatisasi proses produksi
·          Sistem eksekusi pabrikasi: Sistem informasi pengawasan kinerja bagi kegiatan operasi pabrik.
·       Pengendalian proses: penggunaan komputer untuk mengendalikan proses fisik yang sedang berjalan.
·       Pengendalian mesin: penggunaan komputer untuk mengendalikan aktivitas dari mesin. 


       C. SISTEM SUMBER DAYA MANUSIA 
Sistem ini bertujuan agar penggunaan efektif dan efisien dari seumber daya manusia dalam perusahaan

Ø  Merencanakan untuk memenuhi kebutuhan personel dalam bisnis
Ø  Mengembangkan seluruh potensi karyawan
Ø  Mengendalikan seluruh kebijakan dan program dari seluruh personel
Ø  Perekrutan, penyeleksian, dan memperkerjakan
Ø  Penempatan tugas
Ø  Penilaian kinerja
Ø  Analisis manfaat karyawan
Ø  Pelatihan dan pengembangan
Ø  Kesehatan, keselamatan, dan keamanan

      Pada dasarnya, bisnis menggunakan sistem informasi berbasis komputer untuk :
§  Membuat slip gaji dan laporan gaji
§  Mengelola catatan personel
§  Menganalisis pengguna personel dalam operasi bisnis.

Sistem informasi sumber daya manusia mendukung penggunaan strategi, taktis dan
operasional sumber daya manusia dalam sebuah organisasi.
D. SISTEM AKUNTANSI 


Sistem akuntansi adalah yang tertua dan paling banyak menggunakan sistem informasi dalam bisnis. Mereka mencatat dan melaporkan transaksi bisnis dan peristiwa ekonomi lainnya.
Sistem Informasi Akuntansi adalah yang tertua dan paling banyak menggunakan sistem informasi dalam bisnis. Sistem Operasi akuntansi menekankan pada catatan pembukuan yang sah dan historis serta membuat laporan keuangan yang akurat.  
       E. SISTEM MANAJEMEN KEUANGAN

     Sistem Manajemen Keuangan berbasis komputer mendukung manajer dan pelaku  bisnis dalam memutuskan terkait dengan :
       1) pendanaan bisnis
     2) alokasi dan pengendalian sumberdaya keuangan dalam sebuah bisnis. Kategori sistem  manajemen keuangan yang utama termasuk manajemen kas dan investasi pengangguran modal, anggaran keuangan, dan perencanaan keuangan


BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Sistem perusahaan lintas fungsional. Banyak aplikasi bisnis elektronik yang utama dan hubungan interelasinya. Aplikasi – aplikasi tersebut merupakan sistem perusahaan lintas fungsional terintegrasi, seperti perencanaan sumber daya perusahaan (enterprise resource planning – ERP), manajemen hubuungan pelanggan (customer relationship management – CRM), dan manajemen rantai pasokan (supply chain management – SCM), aplikasi ini dapat saling terhubung melalui sistem integrasi aplikasi perusahaan (enterprise application integration - EAI), sehingga pelaku bisnis lebih mudah mengakses sumber daya informasi mereka butuhkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis. Sistem kolaborasi perusahaan (enterprise collaboration system - ECS) adalah sistem lintas fungsional yang mendukung dan meningkatkan komunikasi dan kolaborasi di antara tim dan kelompok kerja dalam sebuah organisasi.


Daftar pustaka
James A O’Brien & George M. Marakas, 2014. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.

Tidak ada komentar: